KESEMPATAN KEDUA

Setiap orang berhak memperoleh kesempatan kedua, dalam arti bahwa ketika melakukan suatu kesalahan maka tidak ada kata terlambat untuk memperbaikinya.

Ketika Allah masih memberi napas dan kehidupan baginya pada hari itu, maka itulah kesempatan kedua untuknya. Untuk menjadi lebih baik lagi.

Begitu pun bila ada teman, saudara, keluarga atau tetangga kita yang pernah berbuat salah atau dzolim pada kita, mengapa tak kita bukakan pintu kesempatan kedua itu baginya?

Setiap hari, bahkan setiap jam kita mungkin melakukan kesalahan baik yang kita sadari atau tidak disadari. Mungkin ada ucapan, atau sindiran kita yang membuat orang lain sakit hati dan merasa terdzolimi.

Kalau kita hitung-hitung, sampai usia kita saat ini maka sudah setinggi apa tumpukan dosa kita?.

Bila dibandingkan dengan gunung di dunia ini mungkin dosa kitalah yang paling tertinggi. Namun coba kita renungkan, sampai saat ini, detik ini Allah masih memberikan kita kesempatan untuk dapat menghirup segarnya udara, rejeki yang berlimpah dan kasih sayang dari orang-orang disekeliling kita.

Bukankah ini kesempatan kedua bagi kita?

Bahkan bukan yang kedua atau yang ke seratus kalinya, mungkin sudah jutaan kesempatan yang Allah berikan untuk kita.

Untuk bertaubat, memperbaiki kesalahan dan berbuat kebaikan.

“Dan laksanakanlah shalat pada kedua ujung siang (Pagi dan Petang) dan pada bagian permulaan malam. Perbuatan-perbuatan baik itu menghapus kesalahan-kesalahan. Itulah peringatan bagi orang-orang yang selalu mengingat (Allah). Qs Hud : 114

So, ayo kita manfaatkan kesempatan ini sebelum kesempatan ini tidak ada lagi untuk kita! Ingatlah mungkin ini kesempatan terakhir kita…

Bandung, 20 April 2012

Dyan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s